Proses Produksi Zombie Space – Part 3/6

For you foreign readers, please use google translate at the moment.

Ini adalah tulisan sambungan dari artikel Proses Produksi Zombie Space – Part 2/6.

Ini mungkin adalah bagian paling panjang dalam proses produksi gim Zombie Space ini.

3. Cutting (Pemotongan)

Untuk prototyping dan produksi biasanya saya memerlukan alat seperti berikut: pensil/bolpen, gunting, cutter, dan penggaris.

Di produksi gim Zombie Space ini saya memerlukan paper trimmer untuk memotong garis lurus panjang dengan cepat, cutter untuk memotong bagian yang pendek dan sulit, circular cutter (merk NT Cutter) untuk memotong bentuk lingkaran, dan corner rounder (merk Kodamaru PRO) untuk memberikan bentuk ¼ lingkaran pada ujung kartu.

Selain itu saya juga memerlukan penggaris besi, dan bolpen yang masih isi dan yang sudah kosong. Bolpen yang masih isi tersebut saya gunakan untuk membuat pola pada cardboard yang digunakan untuk membuat box. Sementara bolpen kosong digunakan untuk membuat pola scoring. Saya sangat menyarankan untuk mencari bolpen yang ujungnya tidak terlalu lancip karena bisa merobek laminas bahkan tembus hingga ke kertas.

a. Easy Cutting (Pemotongan Langsung)

Saya biasanya mengerjakan komponen yang paling mudah untuk dipotong dulu. Seperti dalam gambar dibawah ini, token pemain dan penanda giliran. Tips: sabar dan fokus. Karena kalau kita lalai sedikit saja bisa tidak presisi hasil potongannya.

Tips: sabar dan fokus. Karena kalau kita lalai sedikit saja bisa tidak presisi hasil potongannya.

b. Lining

Board game Zombie Space menggunakan hard box. Saya menggunakan cardboard/ yellowboard untuk menjadi rangka dari box. Saya mengukur secara manual dengan menggunakan bolpen dan penggaris. Ini sebenarnya juga bisa dipermudah dengan cara mencetak pola di kertas HVS kemudian ditempel ke yellowboard tersebut atau bisa dengan mika transparan sehingga kamu bisa langsung melakukan scoring.

c. Scoring

Untuk beberapa komponen yang membutuhkan lipatan, sebaiknya lakukan scoring. Yaitu proses ketika kamu membentuk pola cetakan garis dengan tujuan untuk mempermudah kita saat melipat. Gunakanlah benda yang memiliki ujung yang tidak terlalu tajam, seperti misalnya bolpen yang tintanya habis. Jangan pernah menggunakan gunting atau cutter. Gunakanlah penggaris besi untuk menghindari gelombang saat menggaris.

Take a break ~

Istirahat sejenak karena menuggu kekasih melakukan operasi. Alhamdulillah berjalan lancar. Setelah kejadian ini saya jadi berpikir, game designer yang hebat-hebat di luar sana pasti mengalami dinamika hidup yang luar biasa. Saya ingin menjadi kuat seperti mereka. Kekasih saya ini sangat suka main Hanamikoji.

d. Final Cut

Untuk memotong komponen seperti papan (board) dan kartu, saya menggunakan paper trimmer agar prosesnya bisa berlangsung cepat. Perlu dipahami, sebelum memotong kartu tersebut saya harus membuat scoring line untuk memudahkan. Karena paper trimmer yang saya miliki kualitasnya tidak lah bagus ( 😀 ). Jangan lupa untuk membuat garis pembantu (bleed line) saat kamu me-layout desain saat akan dicetak. Gunakan tipe warna CMYK, karena biasanya percetakan menggunakan tipe warna tersebut. Jangan lupa juga gunakan resolusi yang besar buat jaga-jaga.

Tidak semua komponen bisa dipotong menggunakan paper trimmer. Seperti box misalnya, untuk memotong pola kamu bisa menggunakan penggaris dan cutter. Perhatikan gambar disebelah kanan. Inilah manfaat dari scoring line (garis scoring), meskipun tidak terlihat tapi sangat membantu ketika kita akan melakukan pelipatan.

Hasil dari komponen kartu yang dipotong menggunakan paper trimmer (foto kiri). Disebelah kanan bisa dilihat bahwa ujung kartu tidak lancip, itu karena saya potong menggunakan corner rounder. Saran saya gunakan Kodamaru Pro (foto kanan).

Untuk sementara itu proses yang dapat saya sampaikan. Kita lanjut lagi minggu depan ya! Ciayo!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *