Proses Produksi Zombie Space – Part 2/6

For you foreign readers, please use google translate at the moment.

Ini adalah tulisan sambungan dari artikel Proses Produksi Zombie Space – Part 1/6.

Seperti yang teman-teman sudah baca di artikel sebelumnya, kalian harus mempersiapkan file siap cetak dengan menggunakan photo / vectore editing sfotware seperti Photoshop atau Inkscape. Nah, tahap kedua dari produksi gim ini adalah:

2. Printing (pencetakan)

Biasanya pihak digital printing akan mencetak dengan ukuran kertas A3, tetapi untuk kemudahan saya me-layout komponen gim ukuran A4. Karena tidak terlalu sulit untuk dibawa kemana-mana dengan menggunakan tas ransel. Jika kamu mencetak dalam ukuran A3, ada kemungkinan bahwa kertas yang sudah dicetak tersebut akan terlipat dan meninggalkan tekukan atau melengkung. Jika sudah begitu akan mengurangi estetika dari komponen gim.

Kamu bisa lihat, komponen tercetak dalam ukuran A4 dan di setiap desain komponennya terdapat bleeding line yang memudahkan kita dalam memotong.

Ini adalah komponen yang harus saya cetak di gim Zombie Space:

  1. Kartu aksi, kartu pemain, kartu item, dan kartu roket
  2. Cover box depan dan belakang
  3. Rulebook ukuran B6
  4. Token pemain dan penanda giliran

Pastikan setelah proses cetak selesai semua komponen telah dicetak dengan baik, tidak ada yang terlupa. Biasanya pihak digital printing akan menunjukkan dulu sampel sebanyak 1 lembar untuk masing-masing jenis komponen gim sebelum sisa halaman lainnya dicetak. Jika sudah dicetak semua dan sudah kita cek, maka dapat dilakukan proses laminasi. Proses laminasi sendiri paling cepat membutuhkan waktu 30-60 menit termasuk menunggu mesinnya panas (menggunakan thermal lamination). Kebetulan ditempat saya cetak ini jumlah sumber daya manusianya masih kurang optimal juga. Sehingga memerlukan waktu beberapa jam karena antrian pekerjaan dari pelanggan lain.

Biasanya saya menggunakan jenis kertas berikut untuk final prototyping (termasuk pada Zombie Space versi limited ini):

  1. Ivory 260g untuk kartu
  2. CTS / HVS 120g untuk rulebook/ buku panduan
  3. Ivory 190g untuk token (bidak)
  4. Doff lamination untuk efek yang tidak mengkilap
Teman-teman bisa lihat, berapa biaya yang dibutuhkan untuk mencetak 10 kopi Zombie Space, yaitu Rp 498.500. Belum termasuk biaya transportasi, biaya capek dan keringetan, hehe. Jadi hitung juga ya perkiraan harga jual dan ongkos produksinya.

Untuk komponen kartu biasanya saya menggunakan alternative kertas ivory 210 – 260g sesuai keinginan. Di zombie space sendiri karena kartu sering bergulir, maka saya putuskan untuk memilih yang sedikit lebih tebal.

Saya memilih kertas CTS 120g untuk rulebook karena menurut saya cukup tahan lama, tidak terlalu tebal dan tidak mudah kusut.

Di gim Zombie Space ini, ada komponen tambahan seperti token pemain dan penanda giliran. Sebenarnya ingin membuat token dari cardboard (yang memiliki ketebalan 1-2mm) cuman dari segi produksi karena gim ini adalah hand-made, jadi hal tersebut tidak memungkinkan. Jika menggunakan akrilik atau token kayu tidak masuk akal dari segi biaya.

Cukup penting menurut saya untuk selalu melaminasi komponen kartu mengingat kita sedang membuat versi hand-made. Jika tidak, biasanya akan terlihat kerusakan kertas (menampilkan warna putih) di sepanjang garis di samping kartu karena seringnya kartu bergulir. 

Saran saya jika di tempat kamu tersedia, mintalah untuk cetak dengan mesin laser Xerox, karena kualitasnya sangat bagus. Kalau tidak ada, ya sudah terima apa adanya deh.

Sementara ini dulu ya, kita lanjut lagi di artikel berikutnya untuk membahas peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat game ini.

Bye bye!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *