Proses Produksi Zombie Space – Part 1/6

For you foreign readers, please use google translate at the moment.
I will update the article to be bilingual soon (my soon is equal to eternal).

Halo, semua!
Perkenalkan, saya Bagus dari Semarang. Saya adalah game designer dari Zombie Space dan Balap Kuliner. Melihat perkembangan board game di Indonesia yang semakin tumbuh, saya berpikir untuk bisa membagikan kemampuan dan pengetahuan apa yang saya dapat. Supaya teman-teman semua bisa menggunakannya untuk game project kamu sendiri.
Sebelumnya mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam artikel ini karena saya belum terbiasa untuk menulis.

Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya dalam melakukan produksi card game, Zombie Space (hand-made ver). Game Zombie Space versi ini dicetak pada Februari 2019 lalu sebanyak 10 kopi saja. Pura-puranya limited edition gitu, padahal ya intinya manual pake tangan. Hahaha.

Proses produksinya sendiri terdiri dari 6 tahap, yaitu:

  1. File prep (persiapan cetak)
  2. Printing (pencetakan)
  3. Cutting (pemotongan)
  4. Folding & Gluing (Pelipatan dan pengeleman)
  5. Packing (pengepakan)
  6. Delivering (penyaluran)

Sebelum mulai membaca proses produksi, mungkin kamu ingin tahu dulu deskripsi singkat tentang Zombie Space? kamu bisa temukan disini Zombie Space. Tidak tertarik? ya sudah lanjut 🙁

1. File prep (persiapan cetak)

Siapkan semua file digital yang akan dicetak. Saya menggunakan Inkscape dan Photoshop untuk mempersiapkan file Zombie Space. Saat ini saya tidak akan menjelaskan bagai mana melakukan penataan posisi (layouting) pada file yang akan dicetak. Tapi saya akan bahas hal itu lain waktu di lain tulisan saya nanti.

Perhatikan, selalu lebih baik jika di game kamu ada informasi penting yang sifatnya esensial. Sepeti judul game, nama desainer, durasi main, usia pemain, dan jumlah pemain. Tidak kalah penting, contoh susunan persiapan/ permulaan permainan karena hal tersebut dapat memberikan gambaran calon pemain atau pembeli sebelum mereka menentukan untuk membeli game kamu.

Lakukan layouting dengan sangat teliti dan hati-hati. Perhatikan kedua sisi dari komponen permainan, sisi depan dan belakang. Kedua sisi haris diletakkan dengan sangat presisi. Bahkan hingga toleransi 1-5mm. Buatlah toleransi jarak dan toleransi ilustrasi sebanyak kurang lebih 5mm (jarak yang umum digunakan di dunia industri board game). Kamu bisa lihat secara sekilas di bagian pojok-pojok dari tiap komponen terdapat bleeding line (garis yang digunakan sebagai patokan untuk pemotongan). Saat produksi, entah masal maupun tidak, saya jamin akan ada sedikit pergeseran pada kertas yang mungkin beresonansi dengan getaran mesin potong.

Tahap selanjutnya akan saya bahas lagi di artikel selanjutnya ya. Bye bye!
Bagian 1/6 selesai.
Lanjut baca Part 2 disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *